Daebak

Warga Korea Selatan terjemahkan Al-Qur’an ke dalam bahasa Korea

Warga Korea Selatan terjemahkan Al-Qur’an ke dalam bahasa Korea

Alquran merupakan kitab suci umat muslim dan juga mukjizat terbesar yang diterima oleh Rasulullah Shalallhu ‘Alaihi Wasalam sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat muslim sejak diturunkan hingga hari kiamat kelak. Alquran telah diterjemahkan kedalam berbagai macam bahasa lain dengan tetap menyertakan teks aslinya. Tujuan dari penerjemahan Alquran ke bahasa Ibu suatu negara adalah untuk membantu penduduk asli negara tersebut, yang tentu jarang menguasai bahasa asli Alquran yakni bahasa Arab, karena bahasa tersebut bukanlah bahasa ibu mereka, terhadap pengetahuan dan pemahaman atas arti setiap ayat-ayat Alquran, makna atau isi dan kandungan yang ada dalam setiap ayat Alquran dengan begitu diharapkan dapat membantu para penghafal Alquran di negara tersebut. Proses penerjemahan ini juga dilakukan oleh warga Korea Selatan yang bernama Dr. Hamid Choi Yong Kil.

Penerjemahan Alquran kedalam bahasa ibu suatu negara, Salah satunya adalah seperti apa yang telah di lakukan oleh seorang muslim sekaligus seorang yang telah hafal Alquran berkewarganegaraan Korea Selatan bernama Dr. Hamid Choi Yong Kil, beliau menjadi orang pertama di Korea Selatan yang berhasil menerjemahkan Alquran ke dalam bahasa ibunya yakni bahasa Korea(한국어/조선말). Berdasarkan berbagai sumber yang sudah penulis himpun berikut adalah keterangan singkat yang dapat penulis sampaikan:

Image
Dr. Hamid Choi Yong Kil. Foto: Twitter

Lama Proses Penerjemahan Alquran ke dalam Bahasa Korea

Waktu yang telah dihabiskan oleh Dr. Hamid Choi Young Kil ke selama proses penerjemahan Alquran secara utuh ke dalam bahasa Korea(한국어/조선말), adalah menghabisakan waktu hingga sekitar tujuh tahun lamanya.

Warga Korea Selatan yang menempuh pendidikan di Kota Madinah

Universitas Islam Madinah merupakan tempat dimana Dr. Hamid Choi Yong Kil menuntut ilmu selama berada di Madinah, pada waktu itu yang menjadi rektor dari Universitas Islam Madinah adalah Syaikh Abdul Aziz bin Baz. Syaikh Abdul Aziz bin Baz merupakan seorang ulama Madinah yang ahli dalam berbagai bidang keilmuan seperti Fiqih, Aqidah dan juga Hadits. Beliau juga merupakan salah seorang Guru Besar di universitas tersebut.

Berkesan di Hati Syaikh Abdul Aziz bin Baz

Syaikh Abdul Aziz bin Baz sangat begitu terksesan dengan seorang Dr. Hamid Choi Yong Kil, meskipun berasal dari negara dengan populasi muslim sebagai minoritas, tetapi beliau mempunyai kecerdasan luar biasa dibuktikan dengan kedalaman beliau dalam memahami suatu ilmu, dengan disertai keindahan akhlaq yang beliau miliki.

Karya lain Dr. Hamid Choi Yong Kil

Selain karya luar bisanya yakni melakukan penerjemahan kitab suci Alquran, Dr. Hamid Choi Yong Kil juga telah menerjemahkan kitab hadits Sahih Bukhari yang merupakan karya dari Muhammad bin Ismail Al Bukhari atau di kenal sebagai Imam Bukhari. Selain itu, Dr. Hamid Choi Young Kil juga telah menulis atau menerjemahkan mungkin sudah lebih dari 90 judul buku dengan mengangkat berbagai tema dalam bidang keislaman.

Profesi warga Korea Selatan Dr. Hamid Choi Young Kil

Selain sebagai seorang pendakwah, Dr. Hamid Choi Young Kil juga merupakan seorang pendidik di Universitas Myongji, Korea Selatan yakni sebagai Dosen sekaligus berposisi sebagai seorang Guru besar dalam Program Studi Islam dan Bahasa Arab. Beliau juga mengemban amanah jabatan sebagai presiden dari Korean Muslim Federation atau Federasi Muslim Korea yakni sebuah organisasi muslim pertama dan satu-satunya di Korea Selatan yang telah berdiri sejak tahun 1967 silam.

Itu tadi merupakan keterangan singkat dari seorang Dr. Hamid Choi Young Kil yang mungkin baru kamu tahu, semoga bisa menambah pengetahuan kamu tentang Korea lebih luas lagi ya,..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *