K-Drama

‘Snowdrop’ ramai dikritik, JTBC tegaskan alur cerita hingga ganti nama tokoh wanita

‘Snowdrop’ ramai dikritik, JTBC tegaskan alur cerita hingga ganti nama tokoh wanita

Drama JTBC ‘Snowdrop’ mendapat banyak kritik setelah alur ceritanya bocor secara online. Knetz memprotes jalan cerita yang melibatkan karakter mata-mata yang menyamar sebagai mahasiswa pengunjuk rasa. Banyak pula yang menyebut drama tersebut “meromantisasi” siksaan dan pembunuhan para mahasiswa yang ikut berunjuk rasa serta mendistorsi sejarah.

JTBC kemudian merilis pernyataan yang menjelaskan bahwa drama ‘Snowdrop’ mengusung genre ‘dark comedy’ atau komedi kelam yang menyindir situasi politik di tahun 1980-an. Namun, penjelasan tersebut masih belum berhasil meredakan kemarahan warganet. JTBC kemudian kembali merilis pernyataan pada Rabu, 30 Maret kemarin.

Snowdrop. Foto: JTBC
Snowdrop. Foto: JTBC

Kali ini, JTBC bahkan mengungkap alur cerita untuk mengklarifikasi bahwa drama tersebut tidak membahas gerakan demokrasi di era 80-an. JTBC menegaskan kembali bahwa spekulasi dan kritik didasarkan pada alur cerita yang belum selesai dan bocor secara online. Berikut ini merupakan 5 poin penting yang diungkapkan JTBC dalam pernyataannya.

  1. Kami ingin berbicara tentang kontroversi tentang meremehkan gerakan demokrasi. ‘Snowdrop’ bukanlah drama yang membahas tentang gerakan demokrasi. Tokoh utama laki-laki dan perempuan dalam drama ini tidak berpartisipasi atau memimpin gerakan demokrasi apa pun. Sebaliknya, ada karakter yang ditindas secara tidak adil dan dituding sebagai mata-mata di bawah rezim militer di era 80-an.
  2. Latar belakang dan motif peristiwa besar drama ini bukanlah gerakan demokrasi yang terjadi tetapi menggambarkan situasi politik pada pemilihan presiden tahun 1987. Ini adalah cerita fiksi tentang organisasi keamanan yang berkonspirasi dengan Korea Utara untuk mempertahankan kekuasaan.
  3. Dengan latar belakang ini, agen Korea Utara mengejar agen keamanan nasional. Tokoh utama tidak mewakili organisasi pemerintah mana pun. Mereka adalah karakter yang menonjolkan aspek negatif dari keinginan untuk menciptakan rezim dan menunjukkan titik kritis Kementerian Keamanan. Oleh karena itu, kegiatan spionase atau pemujaan rezim tertentu tidak ada hubungannya dengan drama ‘Snowdrop.’
  4. Agen keamanan nasional bukanlah agen yang menangkap mata-mata tetapi merupakan agen yang diberangkatkan ke luar negeri. Dia melihat korupsi di dalam organisasi. dan merupakan individu yang bersedia untuk meninggalkan organisasinya sendiri yang telah menjadi korup.
  5. Nama karakter tidak ada hubungannya dengan aktivis demokrasi Chun Young Cho. Namun, karena beberapa orang mengatakan itu mengingatkan mereka pada Chun young Cho, kami akan mengganti nama pemeran utama wanita.

Mulai saat ini, berdasarkan informasi di atas, kami meminta agar tidak ada upaya untuk menyesatkan opini publik dengan membingkai informasi palsu tentang drama yang belum tayang. Ketahuilah bahwa perilaku ini menghalangi dan menyebabkan kerugian serius bagi banyak pembuat konten yang mencoba membuat produksi yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *