Gosip

Skandal pemerkosaan Kris Wu, deretan wanita ini mengaku pernah dihubungi

Skandal pemerkosaan Kris Wu, deretan wanita ini mengaku pernah dihubungi

Eks member grup EXO, Kris Wu (Wu Yifan), terjerat skandal pemerkosaan terhadap 30 perempuan, termasuk remaja di bawah umur. Isu ini mencuat karena unggahan seorang gadis berusia 19 tahun bernama Du Meizhu melalui situs Weibo. Menurut unggahan Meizhu, Kris membuat para gadis tersebut mabuk dan memperkosa mereka.

Du Meizhu sendiri menuntut beberapa hal dari Kris, di antaranya permintaan maaf, konferensi pers dalam kurun waktu 24 jam, mundur dari industri hiburan, serta meninggalkan Tiongkok.

Pasca pengakuan Du Meizhu, banyak perempuan yang ikut buka suara dan mengaku pernah dihubungi oleh pihak Kris Wu. Korea Banget merangkum beberapa kesaksian tersebut. Simak artikel berikut selengkapnya!

Pengakuan 1

Seorang perempuan (芷一安) mengaku pernah dikontak oleh pihak Kris Wu pada Agustus 2020 lalu. Ia mengira awalnya dihubungi untuk audisi, namun begitu melihat kesaksian Du Meizhu, ia baru sadar apa yang terjadi.

Dalam isi chat yang dibagikan, terlihat obrolan sebagaimana berikut.
Staff: “Kamu (lahir) tahun berapa?”
芷一安: “99. Apakah itu terlalu tua?”
Staff: “00-02 lebih baik”

Seperti diketahui, Du Meizhu menyebut bahwa Kris Wu menargetkan perempuan muda yang lahir setelah tahun 2000. Hal ini terungkap lewat wawancara eksklusifnya bersama Netease Entertainment Chanel.

Isi chat diduga dengan pihak Kris Wu. Foto: Twitter
Isi chat diduga dengan pihak Kris Wu. Foto: Twitter

Pengakuan 2

Eks member SNH48, Zhang Dansan juga mengungkapkan isi chat dirinya diduga dengan Kris Wu. Dalam percakapan tersebut, terlihat Kris membicarakan soal hubungan badan.

“Lebih penting bagi pria untuk punya ‘kelihaian’. Ketika kamu bertemu dengan pria yang menghargaimu, dia akan bersikap baik terhadapmu. Jika tidak, tidak ada pria yang bersikap baik. Semakin mereka mahir, semakin berkurang perilaku baik mereka, kecuali kamu menemukan cinta sejati.”

Bukti chat diduga milik Kris Wu. Foto: Twitter
Bukti chat diduga milik Kris Wu. Foto: Twitter

Pengakuan 3

Seorang perempuan juga mengungkapkan kronologi pertemuannya dengan Kris. Pada 28 November 2020, ia hadir di pesta yang dihadiri oleh lebih dari 20 perempuan dan 4 laki-laki (termasuk Kris dan beberapa kontestan variety show). Ia kemudian diminta untuk tidur dengan Kris di sebuah hotel.

Diduga korban Kris Wu yang juga buka suara. Foto: Twitter
Diduga korban Kris Wu yang juga buka suara. Foto: Twitter

Selain beberapa pengakuan tersebut, masih banyak lagi pengakuan yang bermunculan di internet. Berikut ini merupakan kesaksian beberapa wanita yang juga mengaku pernah dihubungi oleh staf Kris Wu, salah satunya adalah Yu Jiayi eks member SNH48.

Selain itu, ada pula 3 pengakuan lain. Satu di antaranya mengaku diminta untuk syuting video promo, satu lagi diminta bertemu Kris Wu di sebuah pesta, dan yang terakhir ditolak dengan alasan ‘sudah berumur’.

Klarifikasi Kris Wu

Pada 19 Juli 2021, Kris Wu akhirnya buka suara terkait skandal pemerkosaan dan tudingan Du Meizhu secara personal. Melalui Weibo, ia mengaku hanya pernah bertemu dengan Meizhu satu kali pada 2020 lalu.

“Aku tidak merespons sebelumnya karena aku tidak ingin menggangu proses hukum yang tengah berjalan, tapi aku tidak menyangka bahwa sikap diamku membuat rumor semakin intens, dan aku tidak tahan lagi! Aku hanya bertemu dengan Nona Du sekali di pertemuan bersama teman-teman pada 5 Desember 2020. Aku tidak membuatnya meminum alkohol, tidak mengambil telepon genggamnya, dan berbagai ‘detail’ yang dia sebutkan tidaklah terjadi. Ada banyak orang yang dapat bersaksi. Aku minta maaf karena menggangu banyak orang. Aku menegaskan, tidak pernah ada “pemilihan selir”! Begitu pula dengan pemerkosaan dengan narkoba atau pemerkosaan beramai-ramai. Tidak ada pula anak di bawah umur! Jika ada aksi semacam ini, mohon tenang, aku akan menyerahkan diriku sendiri ke penjara! Aku akan mempertanggungjawabkan secara hukum apa yang aku sudah sebutkan.”

– Kris Wu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *