Gosip

Setelah tudingan bullying, Mingyu Seventeen diduga lakukan pelecehan seksual

Setelah tudingan bullying, Mingyu Seventeen diduga lakukan pelecehan seksual

Setelah dituding melakukan aksi bullying, kini Mingyu Seventeen tersandung dugaan pelecehan seksual. Pada 25 Februari 2021, seorang anonim (A) yang mengaku sebagai teman satu sekolah Mingyu mengungkapkan pengalaman traumatisnya melalui media sosial.

Ia mengunggah sertifikat kelulusan sebagai bukti bahwa dirinya merupkan alumni Burim Middle School dan lulus di tahun yang sama dengan Mingyu.

Bukti sertifikat kelulusan. Foto: Koreaboo
Bukti sertifikat kelulusan. Foto: Koreaboo

A mengaku tidak memiliki teman sejak SD, dan tak ada pula yang mau menemaninya selama SMP karena dia pernah di-bully sebelumnya. Kejadian bermula pada hari Sabtu setelah pulang sekolah.

“Ketika aku sampai di rumah saat hari Sabtu, nomor asing menelepon ke rumahku. Begitu aku angkat, ada suara yang menyuruhku untuk datang ke taman bermain di apartemen S jika aku tidak ingin hal buruk terjadi. Orang tuaku sedang pergi dan aku di rumah hanya bersama nenek. Aku resah dan merasa aneh, jadi aku menceritakan semua kepada nenek dan meminta saran darinya. Dia menyuruhku untuk tidak keluar rumah. Setelah itu, nenek menelepon wali kelas dan menceritakan kejadian ini. Ia juga meminta agar wali kelas menyelidiki hal ini.”

Ia juga mengaku pernah les dengan salah seorang siswa pria yang dekat dengan semua orang dan menjadi pusat perhatian. Siswa tersebut (B) diduga sebagai Mingyu Seventeen. A mengklaim bahwa B kerap membuat lelucon mesum di kelas.

“B sering membuat lelucon mesum di bangku yang aku duduki, seperti tidak merasa bersalah. Meskipun ada guru di sana, mereka hanya mengucapkan kata-kata seperti ‘Ada murid perempuan di sini, jadi tolong hentikan’. Setelah itu, B akan berhenti lalu melakukannya lagi ketika tidak ada guru. B sering membuat lelucon ini selama waktu istirahat atau saat sedang belajar sendiri. Biasanya, siswa pria yang lain akan meneruskan lelucon mesum tersebut. Selama istirahat, B akan berterak ‘eummo-reul kkumyeotdani!’ (rambut kemaluan telah didekorasi) dan menggambar berbagai rambut di papan tulis. Aku masih ingat kejadian itu dengan jelas. Meskipun aku tidak ingat betul siapa yang menggambar di papan tulis, tapi aku tahu bahwa B merupakan salah satu dari dua siswa yang mendalangi ini. Dan aku yakin keduanya saling bekerja sama.”

Selain itu, A juga menceritakan berbagai pengalaman pahitnya selama menjadi korban bullying. Ia pun menunjukkan bekas luka di wajah akibat pertengkaran dengan seorang siswa pria.

Bekas luka diduga korban. Foto: Koreaboo
Bekas luka diduga korban bullying dan pelecehan seksual Mingyu Seventeen. Foto: Koreaboo

Untuk mendukung tudingannya, A juga menyertakan bukti laporan terapi dan medis yang sudah ia lakoni sejak 2017 lalu.

Laporan terapi diduga korban. Foto: Koreaboo
Laporan terapi diduga korban. Foto: Koreaboo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *