Daebak

Perbedaan Ramadan di Indonesia dan Korea, bisa puasa sampai 17 jam

Perbedaan Ramadan di Indonesia dan Korea, bisa puasa sampai 17 jam

Ramadan adalah bulan spesial bagi seluruh umat muslim d idunia. Pasalnya pada bulan itu pahala dilipatkan dan ampunan dibuka. Mengenai puasa Ramadan, setiap negara memiliki budaya, waktu, makanan yang berbeda. Nah, kali ini akan dibahas momen perbedaan antara puasa Ramadan di Korea Selatan dan Indonesia.

Meski sama-sama tergolong negara Asia, namun kedua negara tersebut memiliki banyak perbedaan. Salah satunya seperti perbedaan waktu. Penasaran enggak perbedaan lain antara puasa di Korea dan Indonesia?

Muslimah berpuasa. Foto: Unsplash
Muslimah berpuasa. Foto: Unsplash

Puasa 17 Jam saat musim panas di Korea

Berbeda dengan Indonesia yang memiliki dua musim yakni musim panas dan hujan, Korea Selatan memiliki empat musim yakni musim panas, dingin, gugur dan semi. Perbedaan geografis itulah yang menyebabkan kedua negara memiliki jangka waktu berpuasa yang berbeda pula. Di Korea Selatan, jangka waktu berpuasa terbilang lebih panjang, apalagi jika hal itu terjadi saat musim panas. Kira-kira umat muslim di Korea berpuasa selama sekitar 17 jam. Sedangkan di Indonesia selama 13 jam.

Minimnya informasi

Di Korea Selatan muslim adalah agama minoritas, tak heran jika informasi mengenai keislaman sangat minim. Informasi yang dimaksud bisa mengenai makanan halal, sholawat terawih dll. Apalagi masjid di Korea Selatan terbilang sedikit dan hanya ada di Seoul dan Busan.

Selain itu, aktivitas sosial masyarakat wajib menjelaskan perihal puasa dan Ramadan. Meskipun begitu, di semua negara, bagi muslim Ramadan adalah hal menggembirakan. Mereka mengatasi permasalahan dengan keimanan dan ketakwaan. Sedangkan Indonesia banyak informasi karena mayoritas muslim.

Menu sahur dan buka dari berbagai negara

Muslim Korea Selatan kebanyakan dari berbagai negara seperti Turki, Indonesia, Malaysia dan tentunya beberapa persen orang Korea. Keberagaman tersebutlah yang merupakan hal indah. Karena pasalnya dari keberagaman, saudara muslim di Korea dapat bertukar budaya.

Salah satu pertukaran budaya adalah makanan. Banyak produk makanan halal yang dijual dari berbagai negara. Hal tersebut menggembirakan karena menjadikan saudara muslim Korea menikmati variasi makanan saat sahur dan berbuka.

Di Indonesia menu buka dan sahur memiliki ciri khas seperti kolak. Itulah perbedaan momen bulan Ramadan di Korea Selatan dan Indonesia. Bagi semuanya tunaikanlah kewajiban sebagai makhluk ciptaan dan makhluk sosial. Tetaplah berbuat baik kepada sesama dan jangan lupa bersyukur. Selamat berpuasa bagi yang menunaikan. (CTH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *