Daebak

Parenting ala Korea yang bisa meningkatkan kecerdasan anak

Parenting ala Korea yang bisa meningkatkan kecerdasan anak

Di Korea Selatan ada yang namanya Nunchi. Nunchi merupakan suatu metode pola asuh tertentu yang biasa diterapkan oleh orang tua Korea Selatan supaya anaknya memiliki kecerdasan sosial. Kecerdasan sosial tersebut diharapkan nantinya bisa membentuk perilaku sopan santun terhadap lingkungan dan dan bisa memahami perasaan orang lain. Seluruh tindakan parenting ala Korea dapat dilihat berikut.

Parenting book
Pelajaran parenting dari Korea Selatan. Foto: Unsplash

Biarkan anak kecil berpendapat sebagai bagian parenting ala Korea

Hampir sebagian besar orang dewasa seringkali mengabaikan pendapat dari anak kecil. Padahal tindakan yang demikian itu kurang baik bagi perkembangan dan sosial anak. Orangtua perlu berinteraksi dengan anak-anak melalui komunikasi yang baik dan membiarkan si kecil untuk berani mengeluarkan pendapatnya. Apabila anak ingin meminta sesuatu biarkan sang anak mengutarakan. Kebiasaan tersebut akan memacu tangan anak memahami cara mengeluarkan keinginan ataupun pendapatnya. Selain itu orang tua juga harus rajin memancing anaknya untuk mengeluarkan pendapat. Misalkan saja dalam memilih suatu buah-buahan atau makanan. interaksi kecil seperti itu bisa membantu mereka untuk melatih komunikasi dengan lebih baik dalam hal berpendapat.

Jangan melarang tapi jelaskan kepada anak

Tips parenting yang perlu digunakan oleh orang tua sekarang adalah jangan melarang anak. Daripada melarang anak lebih baik menjelaskan alasannya yang logis. Anak akan bisa memahami mengapa orang tuanya melarang dan sampaikan tanpa harus marah-marah. Semua yang ada di dunia nyata itu memiliki konsekuensi tindakan. Orang tua perlu untuk menanamkan kenyataan tersebut sejak kecil kepada anak-anak. Jangan menggunakan mitos untuk melarang anak-anak, karena generasi milenial sudah tidak percaya mitos-mitos yang dianggap kurang logis.

Tatap mata anak setiap kali berkomunikasi

Komunikasi membuat manusia mudah menyampaikan perasaannya. Tidak mudah bagi anak-anak untuk sampaikan komunikasi, karena anak-anak yang kemampuan berbicara bahasanya masih sangat terbatas. Cara paling cepat dan mudah bagi anak untuk mengungkapkan perasaannya adalah dengan melalui tatapan mata. Orang tua yang sibuk sekalipun harus punya waktu untuk bisa berkomunikasi sambil menatap mata anak-anak. Dengan menatap mata mereka orangtua akan bisa mengetahui apa yang sebetulnya dirasakan oleh sang anak. Apakah sang anak merasa ketakutan, senang, bingung, dan lain-lain. Penting bagi orang tua untuk mengetahui perasaan anaknya melalui tatapan mata sang anak.

Parenting ala Korea, Tetap beri perhatian anak sulung

Anak tertua alias sulung seringkali lupa diberikan perhatian oleh orang tuanya, karena dianggap sudah mandiri. Padahal semua anak selalu butuh perhatian orang tua, meskipun dianggap sudah dapat mandiri. Ini bisa menjadi pembelajaran kepada semua orang tua bahwa anak sulung tetap harus diperhatikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *