Gosip

Mantan CEO MELON dihukum atas hak cipta 18,2 Miliar Won

Mantan CEO MELON dihukum atas hak cipta 18,2 Miliar Won

Melon adalah tempat untuk mendengarkan musik online atau bahasa gaulnya merupakan layanan streaming musik. Melon diperkenalkan perusahaan pada tahun 2004, yang dikembangkan oleh Kakao M atau dulu biasa disebut Leon Entertaiment. Saat ini kurang lebih pelanggan Melon mencapai 28 juta orang. Pada tanggal 16 baru-baru ini dikabarkan bahwa mantan CEO Melon ditangkap pengadilan karena kasus penggelapan.

Pasalnya, tidak hanya CEO, wakilnya pun ikut andil dalam hal tersebut. Jika dilihat demikian, dunia memanglah memiliki tipu daya besar. Kadang imingan harta membuat manusia kalap. Padahal, faktanya kita sedang di dunia. Lalu untuk apa dunia dikejar? Selain merugikan, semua itu akan cepat berlalu. Bahkan jika kematian datang, dunia atau harta tidak akan dibawa. Tapi, bisa menjadi bumerang jika tidak dipergunakan dengan semestinya. Inilah kronologi terjeratnya CEO Melon.

Melon streaming. Foto: Instagram

Kronologi cerita

CEO Melon dengan nama asli Tuan Shin bersama wakil Tuan Lee dan direktur Kim memanipulasi hak cipta. Tahun 2009 terdapat hak cipta lagu yang sudah kedaluwarsa yaitu pendaftaran lagu Ls musik. Namun, mereka memanipulasi akan hal tersebut. Para staf memanipulasi pengunduhan dan penjualan lagu. Selain itu, Tuan Shin gagal menyelesaikan pembayaran sebesar 14,1 miliar pada tahun 2010 sampai 2013.

Faktanya, mereka mengambil uang tersebut dengan mengubah medote royalti kepada hak cipta. Pengadilan mengatakan mereka telah menyalahi uang sebanyak kurang lebih 18 miliar won selama kurang lebih empat tahun.

Hal tersebut merupakan kejahatan besar. Menyalahi aturan atau mengambil hak orang lain adalah dilarang. Berbuat curang agar dapat keuntungan yang besar juga dilarang. Hal itu menyakiti orang lain. Bayangkan jika anda yang menjadi korban dan dijahati seseorang seperti hal tersebut. Jadi berbuat baiklah kepada sesama seperti kamu ingin diperlukan baik oleh yang lain.

Hukuman yang diterima mantan CEO MELON

Tuan Shin, Mantan CEO Leon Entertaiment (Melon) ditangkap pengadilan distrik Seoul. Ia dipenjara kurang lebih tiga tahun setengah. Tuan Lee wakilnya pun dijatuhi hukuman dua setengah tahun, dan masa percobaan penjara kurang lebih empat tahun.

Selain itu, direktur yang menjadi orang ketiga ikut andil dan dijatuhi hukuman satu tahun setengah dengan masa percobaan tiga tahun. Mereka dijerat dengan pasal hukum penyalahgunaan perekonomian. Hukuman pasti akan terjadi kepada orang yang salah. Entah di dunia atau setelah kematian. (TCT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *