Gosip

Kantor diplomatik Korea Selatan dan Utara dibuka, akankah damai?

Kantor diplomatik Korea Selatan dan Utara dibuka, akankah damai?

Korea Selatan dan Korea Utara adalah negara yang berbeda. Sistem pemerintahan yang digalakkan pun tak sama. Beberapa kali di antara kedua negara tersebut berseteru. Meski mereka adalah bangsa yang tampak satu ras, kehidupan dan aturan yang mereka pakai berbeda berdasarkan pemerintah masing-masing. Dilansir dari kontari dikabarkan hal baik menurut kacamata negara akan hal itu. Kabarnya kantor penghubung kedua negara tersebut akan dibuka. Nah, menurut kalian akankah kedua negara tersebut akan bekerja sama? Akankah ada perdamaian? Bagaimana menurut kalian? Bagi yang penasaran terus seputar kantor diplomatik Korea Selatan dan Utara, maka kamu bisa simak penjelasan dibawah ini yuk.

Kantor diplomatik Penghubung Korea Selatan dan Korea Utara Dibuka

Dikutip dari Kontari bahwa kedua negara Korea Selatan dan Korea Utara dikabarkan akan membuka kantor penghubung mereka. Kantor tersebut merupakan sebuah kantor yang pernah hancur karena ledakan. Kantor tersebut tak lain adalah Pyongyang. Sebuah sumber yang didapat dari pemerintah Korea Selatan yang dilansir dari Kontari mengatakan kedua belah pihak negara berencana mengadakan suatu pertemuan untuk mengikat kembali hubungan kedua negara tetersebut.

Untuk mencairkan sebuah Susana ketegangan yang pernah terjadi diantara kedua negara. Dikabarkan bulan April Presiden Moon Jae-In yang tak lain adalah Presiden Korea Selatan dan juga Presiden Korea Utara Kim Jong-un melakukan upaya dengan cara mengirim surat satu sam alin. Hal tersebut diungkapkan oleh Reuters dengan nama pengirim yang disembunyikan.

high rise buildings
Korea. Foto: Unsplash

Hal Serius yang Terjadi

Dilansir dari Kontari bahwa terdapat sebuah diskusi yang macet yang melibatkan dua negara yakni Pyongyang dan Washington. Diskusi yang dimaksud tentang rudal dan nuklir. Nuklir itu pernah digencarkan pihak Korea Selatan. Untuk itu tujuannya untuk melancarkan diskusi agar program yang digalakkan bubar. Korea Utara pun dapat keringanan sanksi. Dikutip dari Kontari meskipun begitu kehati-hatian harus ditanamkan dalam proyek yang sensitif.

Presiden Korea Selatan mendapat imbas dimasa terakhir dalam menjabat. Imbas yang dirasakan adalah turunnya dukungan dari Amerika Serikat. Maka dari itulah Presiden Moon mencoba menjalin hubungan dengan Korea Utara dan mempertemukannya dengan Presiden Amerika pada tahun 2018-2019. Terlepas dari itu untuk percaya carilah sumber lain untuk mendapatkan berita akurat dan tidak hoax. Tetap juga bersyukur, menunaikan kewajiban sebagai makhluk ciptaan karena kelak akan diminta pertanggung jawaban setelah kematian. (TCT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *