Gosip

Islamic School, sekolah Islam pertama yang berdiri di Korea

Islamic School, sekolah Islam pertama yang berdiri di Korea

Islam sangat akrab dengan semua makhluk. Tak terkecuali di Korea Selatan. Tak hanya dikenal didunia akan K-Pop dan drama, di Korea beberapa masyarakat mengenal akan Islam. Meski terbilang agama minoritas, namun perkembangan Islam di Korea sangatlah pesat. Bahkan beberapa orang muslim tinggal di Korea, seperti halnya orang Turki, Indonesia, Malaysia,dll. Mereka tinggal untuk belajar, bekerja hingga menikah dengan orang Korea. Berkembangnya muslim di Korea menjadikan berkembangnya pula pendidikan tentang muslim di Indonesia. Selain itu, pusat tentang muslim pun semakin terlihat apalagi didaerah Itaewon. Nah ternyata nih di Korea ada sebuah sekolah yang disebut sebagai sekolah muslim pertama. Penasaran gak? Simak terus dibawah ini yuk tentang Islamic School di Korea.

Prince SUltan Islamic School. Foto: Instagram

Sekolah Islam pertama di Korea

Bagi warga muslim di Korea mendapatkan pendidikan mengenai Islam di sekolah Islam Korea. Sekolah itu bernama Prince Sultan Islamic School. Sekolah itu didirikan oleh sebuah komunitas muslim Korea yang bernama Korea Muslim Federation. Sekolah tersebut terbilang sebagai sekolah muslim pertama di Korea. Diharapkan para siswa mengenal Islam dengan kurikulum yang diberikan. Selain itu, terdapat juga sebuah SD atau Sekolah Dasar. Sekolah Dasar yang berpusat pada kota muslim Korea yaitu Itaewon. Kali ini sekolah tersebut didirikan oleh pangeran Arab pada tahun 2006. Hal tersebut dilansir dari Koreatimes.

Jumlah siswa

Meski terbilang baru berdiri pada tahun 2006. Mengingat juga muslim adalah minoritas di Korea. Selain itu, hanya beberapa persen warganya yang memeluk Islam. Namun, jumlah murid yang bersekolah di Islami School tergolong cukup lumayan. Hal itu dikarenakan juga sekolah tersebut dibuka untuk umum. Kurikulum yang diberikan disamakan dengan kurikulum Korea. Bedanya ditambah dengan ajaran Islam seperti Al- dan Bahasa Arab. Pada tahun 2015 siswanya kurang lebih sekitar 65 orang.

Program Islamic School yang dijalankan

Pada Islami School akan mempelajari bahasa Inggris dan bahasa Arab. Terdapat juga pertukaran pelajar yang dicanangkan oleh negara Arab, Malaysia bahkan Thailand. Kabarnya juga akan ada sesuatu yang baru seperti pusat budaya dan pendirian Universitas serta sekolah menengah. Hal tersebut dikutip dari Republika. Untuk semua nih tetap bersyukur, menunaikan kewajiban sebagai makhluk ciptaan dan makhluk sosial karena kelak kita akan meninggalkan dunia dan dimintai pertanggung jawaban. (Novi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *