Gosip

Covid-19 Korea, pemerintah cegah gelombang baru ke-4

Covid-19 Korea, pemerintah cegah gelombang baru ke-4

Virus dan mutasinya bukan hal yang bisa dikendalikan manusia. Makhluk yang sangat kecil ini benar-benar membuat seluruh dunia kelabakan dalam segala sektor. Korea Selatan juga masih berjuang untuk menghadapi persebaran dari virus ini. Bahkan hari Jumat ini dilaporkan ada pertambahan kasus baru sebanyak 671. Sebagian besar penyebaran ini masih didominasi dari transmisi lokal dan paling banyak terjadi di Seoul sebagai ibu kota Korea Selatan. Pemerintah di sana memberikan banyak himbauan atas kasus Covid-19 Korea dan kemungkinan terjadinya gelombang ke-4.

white textile on brown wooden table
Ilustrasi berkaitan Covid-19. Foto: Unsplash

Antisipasi adanya gelombang ke-4 di Korea Selatan

Peningkatan jumlah transmisi lokal di Korea memungkinkan pihak pemerintah menduga adanya gelombang ke-4. Untuk bisa menghindari penulaaran ini, pemerintah emutuskan memperpanjang masa social distancing menjadi 3 minggu selanjutnya. Masyarakat semua dilarang berkumpul dalam jumlah 5 orang atau lebih. Selain dilarang berkumpul, setiap orang juga perlu untuk menjaga jarak antara satu sama lain. Tidak boleh sampai ada yang tidak mengenakan masker juga, karena mereka akan benar-benar dijatuhkan denda bila melanggar.

Keputusan ini diumumkan ketika pemerintah Korea Selatan sedang mengadakan meeting menanggapi kondisi darurat di Seoul. Setiap bar dan club di sana akan ditutup, karena berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19 massal. Hanya beberapa tempat umum di Seoul yang diperbolehkan beroperasi, seperto karaoke, café, restoran, dan tempat gym. Semua tempat public tadi hanya boleh beroperasi sampai jam 10 malam.

Perdana menteri Chung Sye-kyun menghadapi stress akibat peningkatan kasus Covid-19 Korea

Semua negara sedang bergerak untuk memulai hidup yang baru setelah pandemic terjadi. Mereka berlomba menemukan alat pendeteksi carrier dan vaksin Covid-19 juga. Hampir seluruh negara menggalakan vaksinasi ini. Terkadang rencana untuk bisa memulai hidup baru di beberapa negara memang harus ditunda. Korea Selatan kini tengah menghadapi krisis akibat meningkatnya jumlah penderita yang ada di Seoul.

Perdana menteri Chung Sye-kyun juga membujuk masyarakat yang diduga mengalami infeksi untuk segera dites. Sudah ada banyak sekali spot khusus di Seoul yang disediakan untuk mengetes penderita Covid-19. Semua masyarakat dihimbau tidak lengah meskipun sudah hampir memasuki tahapan new normal.

“Ketika kita lengah biasanya krisis akan segera datang menghampiri,” ujar Chung kepada masyarakat Korea Selatan. Negara ini sempat mengalami gelombang ketiga yang bisa berakhir setelah perjuangan selama berbulan-bulan. Kemudian angka kasus baru bisa ditekan sampai ke 300-an. Sayangnya kondisi baik tersebut tidak berlangsung lama dan dalam dua minggu ada banyak kasus baru dan dimungkinkan Korea Selatan akan mengalami gelombang ke-4 bila ini tidak segera ditangani secara cepat.

Kamu yang ingin lebih jauh paham informasi terupdate tentang Korea bisa follow Koreabanget. (TCT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *