Gosip

Chat Kris Wu dengan eks member SNH48 bocor, singgung soal keperawanan

Chat Kris Wu dengan eks member SNH48 bocor, singgung soal keperawanan

Eks member grup EXO, Kris Wu (Wu Yifan), dituding perkosa 30 wanita, termasuk remaja di bawah umur. Isu ini mencuat karena unggahan seorang gadis berusia 19 tahun bernama Du Meizhu melalui situs Weibo. Setelah tudingan tersebut, eks member SNH48, Zhang Dansan mengungkapkan isi chat dirinya diduga dengan Kris Wu.

Dalam percakapan tersebut, terlihat Kris Wu bertanya soal ‘hubungan badan’ kepada Zhang.

Bukti chat diduga milik Kris Wu. Foto: Twitter
Bukti chat diduga milik Kris Wu. Foto: Twitter

Tak hanya itu, ia juga menasehati Zhang bahwa (hubungan seksual) ‘pertama kali’ bagi wanita sangatlah penting. Sementara, hal yang sama tidak berlaku bagi laki-laki.

“Lebih penting bagi pria untuk punya ‘kelihaian’. Ketika kamu bertemu dengan pria yang menghargaimu, dia akan bersikap baik terhadapmu. Jika tidak, ada banyak pria yang tidak bersikap baik. Semakin mereka mahir, semakin berkurang perilaku baik mereka, kecuali kamu menemukan cinta sejati.”

Bukti chat diduga milik Kris Wu. Foto: Twitter
Bukti chat diduga milik Kris Wu. Foto: Twitter

Netizen juga menyoroti isi pesan Kris Wu yang berbunyi, “sudah pasti butuh perempuan bersih jika aku akan memacari dan menikahinya.”

Tudingan pemerkosaan

Du Meizhu menyebut adanya pihak yang menyuruhnya untuk tutup mulut dan menawarkannya sejumlah uang sebagai kompensasi. Ia juga menyertakan bukti-bukti adanya transaksi antar bank.

Dari bukti transaksi yang ditunjukan, netizen menyoroti nama rekening pengirim, Wu Yi Fan dan Wu Stacey Yu. Diduga, Wu Stacey Yu tak lain merupakan ibu dari Kris Wu.

Pada 19 Juli 2021, Kris Wu akhirnya buka suara soal tudingan Du Meizhu secara personal. Melalui Weibo, ia mengaku hanya pernah bertemu dengan Meizhu satu kali pada 2020 lalu.

“Aku tidak merespons sebelumnya karena aku tidak ingin menggangu proses hukum yang tengah berjalan, tapi aku tidak menyangka bahwa sikap diamku membuat rumor semakin intens, dan aku tidak tahan lagi! Aku hanya bertemu dengan Nona Du sekali di pertemuan bersama teman-teman pada 5 Desember 2020. Aku tidak membuatnya meminum alkohol, tidak mengambil telepon genggamnya, dan berbagai ‘detail’ yang dia sebutkan tidaklah terjadi. Ada banyak orang yang dapat bersaksi. Aku minta maaf karena menggangu banyak orang. Aku menegaskan, tidak pernah ada “pemilihan selir”! Begitu pula dengan pemerkosaan dengan narkoba atau pemerkosaan beramai-ramai. Tidak ada pula anak di bawah umur! Jika ada aksi semacam ini, mohon tenang, aku akan menyerahkan diriku sendiri ke penjara! Aku akan mempertanggungjawabkan secara hukum apa yang aku sudah sebutkan.”

-Kris Wu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *